Tadi malam saya makin tersinggung ketika orang berbicara tentang hubungan seseorang dengan orang lain.. yang orang jelek sama orang cantik lah, yang orang cantik sama orang jelek lah.. yang orang sama kambing lah.. *ehh.. yang ditolak lah.. yang baru jadian lah.. yang baru putus satu jam lalu tapi udah kaya orang gak makan satu abad lah... yang apa lah.. apa apa lahhh.. *Halah wes.. ning ati mung iso ngomong Janc*K.. Oke, Lanjut..
Pacaran ? Apa itu pacaran ? Mungkin itulah pertanyaan yang selalu saya pikirkan. Bagaimana rasanya punya pacar ?Hingga saat ini saya masih penuh tanda tanya tentang bagaimana rasanya punya pacar ? dan bagaimana cara orang pacaran? Entah mengapa usia 17 tahun semakin menguatkan keinginanku untuk mempunyai pacar, haaaaaaaaa...... Seperti ingin berteriak"Kapan ku punya pacar ?!! Kapan ku punya pacar ?!!"
Dan seketika muncullah jin dalam botol menjawab pertanyaanku "woii ribut lo.. jangan mimpi kamu. Dasar Jomblo"
Sampai sekarang juga saya masih bertanya adakah seseorang disana yang dihatinya terukir namaku ? (Ciaaahh, berlebihan sekali ini kata-kata). Adakah seseorang yang memendam rasa untukku ? Jika ada ungkapkan lah segera siapa tau kita jodoh hahaha
Tidak pernah pacaran bukan berarti saya tidak memiliki cinta di hati. Saya sudah beberapa kali kagum, suka, & cinta pada beberapa orang. Tapi, sayang saya hanya jadi"Secret Admirer".
Ketika SD, saya mulai menyukai seseorang kira-kira ketika kelas IV. Perasaan itu bertahan hingga saya SMP kelas VII Tapi, pastinya selama itu ada juga orang lain yang saya kagumi mulai dari teman sekelas, seletting, hingga kakak kelas(kebanyakan kakak kelas). Karena pintar, keren, manis tapi tidak menyukai sampai sedalam perasaanku dengan seseorang itu. Kekosongan hati pun terjadi ketika saya SMP kelas IX. Tidak ada orang yang saya sukai untuk direkam di ingatan dan di ukir di dalam hati. Cuma ada yang saya kagumi. Itupun tidak terlalu lama. Ketika mulai Masa Putih Abu-Abu(rada gosong) sepertinya masa keababilan tentang perasaanku terjadi. Sampai saya berpikir kenapa alay sekali ini perasaan. Itu semua karena awalnya saya menyukai teman saya sendiri (dia juga bisa dibilang sahabat sih. iya kah ?). iya, dia teman disalah satu kelas kesenian dia juga aktif diorganisasi.. kalian perlu tau kawan..(gak perlu tau juga gak apa" deng-__-) kalau selera ku terhadap wanita gak terlalu tinggi, yaa saya suka dengan wanita seni dan yang suka berorganisasi, baik, bersahabat, pengertian, ramah dan tidak sedikit bicara tapi tak banyak bicara.. udah gitu aja-__-, krik.. krik.. krik..
Oke, Lanjut lagi.. Sampai suatuketika untuk pertama kalinya ada teman yang tau tentang perasaanku itu. Dan itu sangat sangat menakutkan untuk orang itu tau dari mereka. Akhirnya entah apa yang menyebabkan saya melakukan hal yang cukup beraniuntuk seorang wanita yaitu memberi tau orang itu kalau saya suka sama dia (bukan menembak loh) *miris bung*. Tapi, untunglah saat ini perasaan itu telah lenyap. Semoga tidak muncul lagi. Karena, perasaan itu sempat tinggi terus turun terus datar terus anjlok lagi terus naik mengudara lagi terus jatuh terhempaskan kedasar bumi Dan perasaan itu hilang tanpa alasan seperti ketika dia hadir yang juga tanpa alasan. Saya sempat berdoa sebelum hari specialku. Begini doanya "Stop mi ini perasaan, capek punya perasaan yang terabaikan" dan dalam seketika lenyap haha *garing-__-
Demikianlah beberapa kisah cinta dalam hati yang saya rasakan. Semoga saja ada seseorang yang memendam rasa sama saya. Dan berani mengungkapkan *masih berharap* hahaaasu.. harus kah saya ikut ajang pencarian jodoh?Ya sudahlah. Saya sih tetap yakin"Jodoh di tangan Tuhan & jodoh pasti bertemu. Kita hanya perlu memantaskan diri untuk seseorang yang akan menjadi jodohmu".