Semua orang di dunia ini pasti pernah dan akan pernah merasakan yang
namanya pacaran..(Kecuali buat saya, dan jangan tanya kenapa.. -__-), atau sekedar jatuh cinta , entah jatuh cinta pada Tuhan, orang tua, keluarga, teman,
sahabat, cowok dengan cewek, cewek dengan cowok, bahkan cowok dengan sesama cowok atau cewek dengan cewek.. *Ehh...
topik ini mengingatkan saya pada quotes salah satu
film favorit saya yang berjudul "Cinta Pertama" di dalamnya tertuang
kata-kata yang maknanya "kita mungkin saja dapat mencintai seseorang
dengan memiliki raganya, cintanya, dan hatinya, namun kita tak pernah
bisa menentukan atau memiliki jalan hidupnya." dan bagi saya
kata-kata itu sangat menarik sekali, karena terkadang kita merasa
apabila kita dan pasangan kita saling mencintai maka kita dapat memiliki
segalanya dari pasangan kita tersebut, sesungguhnya itu salah besar.
kali ini saya ingin sedikit berbagi cerita mengenai cinta dan
organisasi. kenapa harus cinta dan organisasi? apakah ada hubungannya?
jawabannya ialah, hubungannya sangat erat sekali. Bahkan terkadang kedua
hal ini harus saling berkorban. ketika kita dituntut harus profesional
dalam organisasi dan disisi lain kita sangat menyayangi pasangan kita
yang dengan sangat tidak beruntungnya berada dalam suatu organisasi
tersebut bersama kita. seandainya kita dituntut untuk memilih salah
satu diantara dua hal tersebut, manakah yang akan anda pertahankan?
cinta kamu ke dia? atau organisasi kamu? terus manakah yang akan kamu korbankan?
kekasih kamu? atau komitmen kamu dalam organisasi tersebut? Iya, pertanyaan ini yang bikin orang sampe garuk" aspal, nangis sambil lari lari dijalan raya waktu hujan deres, membuat pandangan mengabur sampe liat baygon semprot terlihat seperti jus mangga yang mengiurkan kemudian meminumnya.. terus hibernasi.. udahhh.. krik.. krik..
tentu saja hal ini bukan masalah yang mudah untuk di pecahkan dalam
waktu yang singkat tanpa memikirkan konsekwensi kedepannya. ketika kamu
memperjuangkan loyalitas kamu dalam suatu organisasi kamu, itu sama
artinya kamu harus mengorbankan cinta kamu dan merelakan kekasih kamu untuk melepaskan kamu seberapapun lamanya sampe lebaran kambing kamu menjalin hubungan
tersebut bersama pasangan kamu, seberapapun sayangnya kamu kepada pacar kamu . sebaliknya ketika kamu mempertahankan cinta kamu, itu sama
halnya kamu dengan mengorbankan komitmen kamu dalam organisasi tersebut
untuk tetap berkontribusi secara profesional.
coba bayangkan ketika kamu dalam keadaan terjepit seperti ini, dimana kamu merasa berada di ujung tanduk. ibarat mobil yang parkir menempel
pada dinding di bagian depan dan belakangnya. kmau merasa tidak dapat
bergerak apa-apa. kamu maju salah mundurpun salah. Rasanya seperti saat kamu nahan buang air besar disaat kamu sedang mengerjakan ujian nasional diwaktu yang kurang 3 menit lagi dan kamu kurang 10 soal untuk menjawab, disitu kamu dihadapkan oleh dua pilihan, apa kamu mau ijin kepada pengawas ujian untuk buang air besar kebelakang sedangkan waktu ujian tinggal sedikit lagi atau kamu tetap mengerjakan ujian dan buang air besar dicelana? dan ketika dalam
posisi ini, apa yang akan kamu lakukan? usaha apa yang akan kamu perjuangkan bersama pasangan kamu selain berdo'a kepada Tuhan
masing-masing berharap di beri kemudahan dalam menyelesaikan cobaan ini
dan berharap di tunjukkan jalan yang terbaik bagi kamu dan pacar kamu didalam organisasi.
teman saya dulu yang sekarang sudah tidak menganggap saya sebagi teman pernah mengatakan kepada saya bahwa "yakinlah, ulat yang menjijikan
akan berubah menjadi kupu-kupu yang cantik, kaktus yang berduri akan
berbunga indah, dan akan ada pelangi sehabis hujan (Cornelius )". bagi
saya sendiri tidak membenarkan sepenuhnya kata-ka ini, namun saya juga
tidak menyalahkannya, hanya saja sedikit kata ini dapat memberi rasa
tenag dalam hati saya, kalau menurut kalian sih terserah... suka suka...
So, berpikirlah baik-baik sebelum kamu bertindak karena penyesalan
takkan membuat waktu yang terlah berlalu dapat diputar kembali, jadi
manfaatkan lah sebaik mungkin, jangan sampai anda salah langkah dan
menjadi suatu penyesalan yang hanya akan menghantui diri kamu sepanjang
hidup kamu.
#Hidupberorganisasi
#cintaorganisasi
#pahlawanorganisasi
#pejuangorganisasi
Popular Posts
-
Kaula muda, kalian semua pasti pernah ngalamin yang namanya pacaran? Eh gak semuanya deng, tanya aja sama wota wota JKT48 apa mereka pernah...
-
Beberapa akhir cerita memang dibuat tanpa sesuai dengan apa yang selama ini kita damba. Aku pernah mendambakan, aku akan terus dan terus be...
-
Hai, apa kabar ? Yang saya kangenkan.. "Ayah, Mamah, Mba dan keluarga ku yang mau bersimpati kepada saya dan terimakasih atas segalany...
-
Semua orang di dunia ini pasti pernah dan akan pernah merasakan yang namanya pacaran..(Kecuali buat saya, dan jangan tanya kenapa.. -__-), ...
-
halo, sobat ceria smart leader salam kenal buat kita semua, semogga kita dalam JUMBARA ini selalu bakti dan gembira.. nama saya Ganda Sinarn...
-
Maaf, aku harus berkata “sialaann..!!!”. kenapa harus cinta lagi sih yang mengganggu otakku? Mungkin disarankan memang benar harusnya ada ...
-
Baru inget nih gue kalo tar malem ternyata malam minggu yakk.. sebenernya udah berkali kali gue ngeblog dengan title MALEM MINGGU, tapi di...
-
"Halo semua, apa kabar? Yang pacaran udah putuskah? Yang jomblo udah makan kah?"Karena jomblo biasanya kurang perhatian halah, oke...
-
akhir sampai mengakhir akhir, sesuatu daripadaku telah tampak tak kasat mata dikepunyaan mu. Disaat aku ingin menjadi satu-satunya titik pus...
-
Tulisan ini merupakan ungkapan dari bahasa diamku, berupa tulisan yang merekam, hampir seperti fikiran merenung. Ia berkelebat tak tentu ...